Latar belakang dilakukan Pemantauan dan Analisis Perkembangan Pertambangan Mineral dan Batubara adalah masih banyaknya agenda permasalahan pertambangan tahun 2006 dan tahun-tahun sebelumnya, antara lain: a) ketidakpastian dan inkonsistensi hukum 311 atau legal certainly, b) tumpang tindih peraturan, dan sinkronisasi antara pusat dengan daerah, c) masalah pajak dan keuangan, d) masalah …
Kegiatan Pemantauan dan Analisis Problema Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara tahun 2009 dilatarbelakangi oleh terjadinya problema pertambangan yang mengemuka dalam bentuk isu pertambangan setiap tahun. Di samping itu, tiap akhir tahun selalu teragendakan problema pertambangan yang tidak terselesaikan yang menjadi problema pada tahun berikutnya. Maksud kegiatan ini menginvetarisasi d…
Permintaan akan energi primer minyak dan gas bumi terus meningkat, sementara cadangan global makin menipis. Menipisnya sumber energi konvensional yang biasa diperoleh dari penambangan minyak bumi, gas alam dan batubara menjadikan Indonesia harus segera menemukan energi alternatif (baru) sebagai energi substitusi di masa depan. Potensi Sumderdaya batubara Indonesia sangat besar dan dapat d…
Potensi sumber daya batubara Indonesia apabila dihitung sampai kedalaman 1000 m di atas permukaan laut diperkirakan mencapai 280 milyar ton dan sekitar 119 milyar ton tidak layak ditambang secara konvensional baik tambang terbuka maupun tambang dalam karena kualitas dan posisi batubara yang tidak ekonomis bila menggunakan kedua metode tersebut. Potensi ini dapat dikembangkan dengan cara g…
Bijih besi laterit banyak terdapat di beberapa tempat di Indonesia seperti pulau Sebuku, Gunung Kukusan, Geronggang (Kalimantan Selatan), Pomalaa (Sulawesi Tenggara), Halmahera, Diperkirakan jumlah endapan bijih besi laterit ini mencapai 950.000.000 ton dengan kandungan Fe 39,8 – 55,2%. Karakteristik bijih besi laterit memiliki kandungan besi yang rendah, kandungan logam-logam pengotor …
Ekstraksi emas dengan teknik sianidasi telah lama digunakan secara komersial namun saat ini proses sianidasi menjadi masalah yang sangat berat karena limbah proses yang dihasilkan menimbulkan dampak lingkungan sangat serius sebagai akibat dari senyawa sianida yang sangat toksik. Disamping itu, ketidakmampuan larutan sianida dalam melindi bijih emas refraktori karbonan (carbonaceous ores) d…
Ekstraksi emas dengan teknik sianidasi telah lama digunakan secara komersial namun saat ini proses sianidasi menjadi masalah yang sangat berat karena limbah proses yang dihasilkan menimbulkan dampak lingkungan sangat serius sebagai akibat dari senyawa sianida yang sangat toksik. Disamping itu, ketidakmampuan larutan sianida dalam melindi bijih emas refraktori karbonan (carbonaceous ores) d…
Ekstraksi emas dengan teknik sianidasi telah lama digunakan secara komersial namun saat ini proses sianidasi menjadi masalah yang sangat berat karena limbah proses yang dihasilkan menimbulkan dampak lingkungan sangat serius sebagai akibat dari senyawa sianida yang sangat toksik. Disamping itu, ketidakmampuan larutan sianida dalam melindi bijih emas refraktori karbonan (carbonaceous ores) d…