Perpustakaan Geominerba

PPSDM Geominerba

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pembuatan Aditif Batubara Peringkat Rendah (Lignit) untuk Kokas Metalurgi

Ningrum, Nining Sudini (dkk). - Nama Orang;

Aditif atau bahan imbuh dibuat melalui Hidrogenasi batubara pada
suhu 400-500 derajat celcius dan tekanan hydrogen 10-50 bar dengan
tar sebagai pelarut. Tar yang digunakan adalah produk limbah proses
gasifikasi batubara. Teknologi hydrothermal dewatering (HTD)
menjadi alternatif proses pre-treatment karena HDT mampu
menghasilkan batubara kering dengan kandungan oksigen rendah.
Percobaan dilakukan dalam autoclave pada suhu 400 derajat celcius
dengan tekanan hydrogen awal bervariasi 10, 20, 30, 40, sampai 50 bar
dengan katalis, tanpa atau dengan penambahan sulfur. Hasil Penelitian
menyatakan bahwa proses Hydrothermal terhadap batubara BPR
dapat menurunkan kandungan air berturut-turut dari yang semula
10,46-17,37 (%adb) menjadi 5,17-2,71 (%adb) serta meningkatkan
nilai kalor dari yang semula 4932-5819 kkal/kg menjadi 8056-8993
kkal/kg. Proses hidrogenasi terhadap BPR yang telah di hydrothermal
pada umumnya meningkatkan kandungan hydrogen terkoreksi dari
4,0 (%adb) menjadi 5,0-6,0 (%adb) sedangkan oksigen terkoreksi
turun drastic 17,8 menjadi 3,2 (%adb). H/C produk hidrogenasi dan
produk hydrothermal 0,6 dan 0,7, mengalami penurunan dari nisbah
H/C batubara asal yakni antara 0,7 dan 0,9. Tujuan dari penelitian ini
adalah mencoba membuat aditif dari batubara peringkat rendah (BPR)
untuk campuran bahan baku pembuatan kokas metalurgi. Penelitian
ini merupakan lanjutan yang dimulai sejak tahun 2010. Tahun 2012,
penelitian difokuskan pada proses pre-treatment pada BPR dari
Kampar Kiri (Riau), Jambi, Wahau dan pendopo sebelum proses
hidrogenasi. Proses hidrogenasi menurunkan nisbah O/C dan menjaga
konstan nisbah H/C. Berkurangnya jumlah oksigen dan adanya
hydrogen yang cukup menyebabkan batubara yang semula tidak
mempunyai sifat caking menjadi bersifat caking dan dapat dipakai
sebagai aditif. Kelemahan proses ini adalah adanya katalis yang
bercampur dengan aditif sehingga proses ini menghasilkan aditif yang
mempunyai kadar abu dan belerang tinggi.


Ketersediaan
#
Laporan Litbang (KO04) 662.741.3
20120032
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
662.741.3 NIN p
Penerbit
Bandung : Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara., 2012
Deskripsi Fisik
vii, 50 hlm. : bib. ; ilus. ; tab. ; 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
662.741.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Kokas
Lignit
Aditif
HTD
digital litbang
Info Detail Spesifik
Digitalisasi
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • pembuatan aditif batubara
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Geominerba
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan dalam melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat. Follow link ini untuk melihat fitur dari SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?