Text
Percontohan Pengolahan Emas dengan Sianidasi dan CIL Adsorption Skala Pilot Plant
Percontohan Pengolah Emas dengan cara Sianidasi dan CIL Adsorption
Skala Pilot Plant di daerah Cipatat-Kabupaten Bandung Barat
diwujudkan dalam ragka untuk sarana keperluan penelitian skala
pilot, disamping itu percontohan ini bisa digunakan sebagai sarana
untuk memperkenalkan salah satu teknologi pengolahan emas
terhadap masyarakat tambang sebagai upaya untuk peningkatan
recovery dan kapasitas produksinya sehingga diharapkan dapat
terwujudnya usaha pertambangan emas yang maju dan diharapkan
berdampak untuk bisa menertibkan pertambangan emas tanpa izin.
Program kegiatan yang dilaksanakan pada tahun Anggaran 2011
meliputi; Setting peralatan yang dipasang pada tahun anggaran 2010,
pemasangan komponen-komponen dan setting alat electrowinning,
pembuatan dan pemasangan screen karbon aktif, Setting screen karbon
aktif dengan pompa karbon aktif, pengambilan dan karakterisasi
bahan baku bijih emas, uji coba crushing dan milling dan klasifikasi,
ujicoba sianidasi kontinu. Hasil dari kegiatan tahun anggaran 2011
yaitu : 1 set instalasi penghancur sianidasi terpasang dan 1 unit alat
cone crusher terpasang yang ketinggian dudukannya telah sesuai
aliran material, 1 set alat electrowinning terpasang dan tersetting, 4
unit screen karbon aktif terpasang, 4 unit pompa karbon aktif
tersetting dengan 4 unit screen karbon aktif, bahan baku bijih emas 5,0
ton dan hasil analisis emas, perak, data pengujian proses scrushing dan
milling dan uji klarifikasi, data uji sianidasi. Hasil uji crushing dan
milling pada alat jaw crusher dan ball mill menunjukkan waktu
crushing dan milling dari kedua alat tersebut yang cukup mendekati
cenderung sama yaitu pengumpanan crushing rata-rata 20 kg/menit
sedangkan milling rata-rata 23,3 kg/menit. Pengamatan klasifikasi
pada hidrocyclone menunjukkan hasil yang proporsional dimana
terjadi pemisahan antara fraksi halus (over flow) yang lolos -200 mesh
92.0% sebesar 61,02% dengan fraksi kasar (under flow) sebesar
38,98%. Hasil analisis head sample dari bahan baku bijih emas asal
tambang terbuka kadar emas rata-rata relatif kecil yaitu Au – 2,57 g/t
dan Ag = 9,51 g/t sedangkan dari tambang dalam kadar emas rata-rata
lebih besar sedikit yaitu Au = 4,27 g/t dan Ag = 184,39 g/t. Dengan
kadar tersebut secara teknis masih bisa diproses tetapi untuk skala
produksi tidak akan ekonomis. Uji sianidasi dan Cil Adsorption
Continue yang diperoleh loaded carbon dengan emas terserap antara
92,54 ppm – 337,02 ppm dan perak terserap antara 214,42 – 364,26
ppm. Uji coba ini baru bisa dilaksanakan pada tahap pendahuluan
dengan kondisi proses; kekuatan sianida 0,10%, PH 10,5, solid 25%,
PbNO3. 0.01%, dengan pengambilan loaded carbon secara bertahap
setelah proses sianidasi berjalan selama 15; 25 dan 35 jam. Hasil ini
belum optimum karena masih ada beberapa kendala kondisi peralatan
dan masih diperlukan peningkatan kinerja dari kondisi peralatannya
terutama peralatan produk lokal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain