Text
Desain PIT untuk Daerah Kontak dengan Endapan Rawa, pada Penambangan Batubara di Kalimantan Timur
Penambangan batubara dengan metoda tambang terbuka (open pit)
banyak digunakan pada seam-seam batubara yang relatif berada dekat
dengan permukaan (surface). Salah satu kendala yang dihadapi pada
tambang terbuka ini adalah bila seam batubara berada pada formasi
batuan yang merupakan endapan rawa. Faktor-faktor yang perlu
diperhatikan pada daerah endapan rawa adalah karakteristik daerah
tersebut yang mudah longsor dan tidak stabil, sehingga permasalahan
geoteknik dan geohidrologi menjadi acuan utama dalam penelitian ini.
Data geoteknik dan geohidrologi yang digunakan didapat dari
pengumpulan data di lapangan dan sekunder. Data tersebut digunakan
untuk membuat desain penambahan dalam bentuk simulasi dan
dihitung kestabilan lereng dan kelayakannya dengan menggunakan
software UDEC version 2.01 buatan Itascha Consulting Group, Inc.,
Minneapolis, Minnesota, USA dan Geostudio version 2004. Tujuan
kegiatan ini adalah membuat desain pit dengan mempertimbangkan
faktor endapan rawa yang mudah longsor, serta membuat tanggul
penahan yang aman dan stabil untuk menahan material endapan rawa
agar tidak longsor ke dalam tambang (pit). Hasil dari kegiatan
penelitian desain pit untuk daerah kontak dengan endapan rawa pada
penambahan batubara di Kalimantan Timur ini adalah desain geometri
lereng tambang, tanggul penahan banjir dan desain lereng pada
lapisan batubara highwall dan lowwall yang aman untuk diterapkan
sebagai desain open pit pada penambangan batubara di daerah
endapan rawa. Berdasarkan penelitian stabilitas tanggul dan lereng
tambang pit H3N di Blok 5 & 6 Binungan Mine Operation, disimpulkan
bahwa : (1) Geometri tanggul penahan banjir adalah : -Tinggi tanggul =
5 m; -Lebar mercu = 20 m; -Lebar dasar tanggul = 40 m, panjang
tanggul = 350 m; -Kemiringan lereng tanggul = 2 : 1; -Volume = 52.500
m3. (2) Geometri desain rawa adalah : -tinggi jenjang = 3 m; -
Kemiringan jenjang = 23o; - Lebar jenjang = 10 m; -Tinggi lereng
overall = 21 m; -Kemiringan lereng overall = 11o; -Jarak aman antara
crest desain rawa dengan kaki tanggul = 20 m; -Jarak aman antara toe
desain rawa dengan pit limit = 20 m. (3) Geometri lereng highwall pit
H3N adalah : -tinggi jenjang = 10 m; -Kemiringan jenjang = 60o; -Lebar
jenjang = 4 m; -Tinggi lereng keseluruhan (overall) = 90 m; -
Kemiringan lereng keseluruhan (overall) = 42o. (4) Geometri lereng
lowwall pit H3N adalah : -Tinggi lereng keseluruhan (overall) = 90 m; -
Kemiringan lereng keseluruhan (overall) = 25o.
Tidak tersedia versi lain