Text
Peningkatan Kinerja Teknologi Proses Pengolahan Mineral Skala Pilot
Berdasarkan Undang-Undang No.4 tahun 2009 tentang pertambangan
Mineral dan Batubara yang mengharuskan adanya peningkatan nilai
tambah dari bahan tambang (raw material) menjadi bahan setengah
jadi/bahan jadi maka Puslitbang tekMIRA mengantisipasinya dengan
melakukan kegiatan pengembangan teknologi pengolahan dan
pemanfaatan mineral yang ada di lingkungan Sentra pengembangan
pengolahan dan pemanfaatan Mineral, Cipatat seperti pembuatan
pupuk majemuk, pengolahan emas, pengolahan bauksit, pembuatan
kiserit, upgrading fosfat dan pengolahan zeolit + bentonit. Di lokasi
tersebut juga sedang dikembangkan teknologi proses pembuatan besi-
nikel sponge (pirometalurgi). Meskipun demikian, berhubung
pembangunan fisik seperti pembuatan gedung, pengadaan peralatan
dan setting/pemasangannya hampir bersamaan dengan ujicoba
50
prosesnya maka beberapa hasil kegiatan dari ujicoba proses dan
setting peralatan yang telah dilakukan, kinerja masih belum maksimal.
Pada kegiatan tahun anggaran 2011, telah berhasil meningkatkan
kinerja untuk proses pembuatan pupuk majemuk berbasis mineral
dari kondidi proses semi kontinyu menjadi proses kontinyu.
Pemantauan terhadap hasil ujicoba pengolahan bentonit, emas dan
pembuatan kiserit dari tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa
kinerja proses dan peralatan dari masing-masing plant tersebut masih
perlu ditingkatkan karena hasilnya belum optimal dan alur prosesnya
belum kontinu. Pada tahun anggaran ini telah dilakukan
modifikasi/perbaikan peralatannya dan penambahan beberapa
peralatan bantu sehingga alur prosesnya menjadi proses kontinyu.
Selain itu kegiatan peleburan besi-nikel dengan menggunakan alat
rotary kiln juga telah dimulai. Pengujian kinerja proses dan peralatan
pada skala pilot dilakukan selain akan memudahkan proses
pengolahan bentonit, emas dan pembuatan kiserit juga untuk
mengetahui kemampuan kerja dari masing-masing alat sehingga dapat
dihitung balansi materialnya mulai dari bahan baku hingga produknya.
Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kinerja peralatan dan proses
pengolahan bentonit/zeolit telah meningkat terutama dari aspek
kapasitas bentonit dari 500 kg/jam menjadi 700 kg/jam, kiserit dari
80 kg/jam menjadi 100 kg/jam dan prosesnya menjadi kontinyu
meskipun ada beberapa alat yang perlu ditingkatkan kapasitasnya.
Sedangkan kinerja peralatan pengolahan emas dan peleburan besi-
nikel juga telah meningkatkan dan siap untuk dioperasikan.
Tidak tersedia versi lain