Text
Kajian Updating Data Mineral dan Batubara
Kajian updating data mineral dan batubara tahun 2008 disusun oleh
Tim dari kelompok program kajian kebijakan pertambangan mineral
dan batubara, Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara tahun 2008.
Isi kajian tersebut adalah mengenai potensi dan cadangan serta tingkat
pemasokan dan kebutuhan dari 17 macam mineral dan batubara
seperti bentonit, dolomit, fosfat, felspar, gamping, granit, kaolin,
marmer, pasir kuarsa, bauksit, bijih besi, emas, nikel, perak, timah,
tembaga, dan batubara. Basis data kajian Updating Mineral dan
Batubara 2008 adalah sebagai berikut, untuk data keekonomian bahan
galian industri dan logam adalah Badan Pusat Statistik, Statistik
Industri Besar dan Sedang dari tahun 2003-2007. Selanjutnya untuk
data potensi dan cadangan mineral serta batubara, basis data dasar
diambil dari Pusat Sumberdaya Geologi tahun 2006, dan Pusat Data
dan Informasi ESDM sedangkan data khusus mengenai perkembangan
pemasokan dan kebutuhan batubara basis datanya adalah Direktorat
Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi tahun 2007. Dalam
kegiatan ini untuk mencapai hasil yang maksimal, tepat guna dan
mencapai sasaran maka telah dilakukan verifikasi langsung
kelapangan oleh Tim Kajian, berupa kegiatan pengumpulan data
mineral dan batubara yang dilakukan di beberapa daerah di Indonesia
yaitu Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Banten,
Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY, Provinsi Jawa Timur,serta DKI
Jakarta. Di lapangan, Tim Kajian melakukan verifikasi dengan
mendatangi responden baik produsen maupun konsumen mineral dan
batubara, selanjutnya berkunjung ke instansi yang mengelola ataupun
punya otoritas kemineralan dan perbatubaraan (instansi yang terkait),
perusahaan swasta, pemda setempat, Departemen Perindustrian dan
Perdagangan, Dinas Pertambangan, dan lain-lain. Hal ini masih
diperkuat dengan cara koresponden melalui jasa pelayanan kirim.
Seluruh data yang terdapat pada kajian Updating Data Mineral dan
Batubara tahun 2008, ada kemungkinan perbedaan besaran maupun
volumenya, dibanding dengan data dengan sumber yang berbeda.
Penyebabnya adalah cara pengumpulan dan pengolahan data yang
berbeda dan dengan pertimbangan tersebut, Kajian Updating Data
Mineral dan Batubara tahun 2008 dapat dipertimbangkan untuk jadi
penilaian, terutama tingkat akurasi data yang akan dipilih untuk
menghasilkan kajian maupun telahan serta menjadi acuan untuk
berbagai kepentingan bagi seluruh pemangku kepentingan secara
optimal. Disamping berbagai sumber data yang disebutkan diatas,
kajian Updating Mineral dan Batubara tahun 2008 memakai rujukan
dari berbagai tulisan yang merupakan kajian yang terkait dengan
mineral dan batubara.
Tidak tersedia versi lain