Text
Pola Distribusi Batubara untuk Boiler Industri Tekstil di Provinsi Jawa Barat
Kebutuhan batubara untuk boiler pada industri tekstil di Jawa Barat
telah mengalami peningkatan sehingga jalur pengiriman batubara dari
Cirebon menuju Kota/Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi dan
Purwakarta semakin padat. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu
penelitian tentang berbagai kemungkinan lain jalur distribusi batubara
ke empat wilayah tersebut. Untuk mengetahui jalur transportasi yang
akan menjadi alternatif pengiriman batubara dari Cirebon ke empat
wilayah tersebut maka ditelusuri 5 jalur transportasi yang mungkin
dapat dilalui. Data/informasi yang berkaitan dengan perusahaan
pemasok di Cirebon dan keberadaan perusahaan tesktil di Bandung
diperoleh dengan cara melakukan penelitian survey ke lokasi tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperkirakan jumlah pemasokan
kebutuhan membuat simulasi pemasokan dan alternatif jalur
transportasi batubara untuk industri tekstil. Jawa Barat merupakan
salah satu provinsi yang banyak berdiri industri tekstil, empat daerah
diantaranya adalah kota Bandung sebanyak 98 perusahaan, kabupaten
Bandung sebanyak 215 perusahaan, kabupaten Purwakarta sebanyak
6 buah dan kabupaten Bekasi sebanyak 10 buah. Hingga tahun 2004
terdapat 38 perusahaan (11,55%) yang telah memanfaatkan batubara
sebagai bahan bakar untuk kegiatan produksinya. Berdasarkan hasil
jajak pendapat tentang batubara terhadap perusahaan yang masih
menggunakan BBM bahwa ternyata sekitar 14,28% responden ingin
menggunakan batubara sebagai bahan bakar untuk boilernya, 42,28%
perusahaan tidak menginginkan pemakaian batubara dalam kegiatan
produksinya, sedangkan 57,14% masih berpikir dulu. Perusahaan
tekstil pengguna batubara sebagian besar membeli batubara secara
langsung ke gen-agen pemasok batubara di wilayah Cirebon harganya
berkisar antara Rp. 300.000 – Rp. 400.000 per ton sampai di tempat
tujuan. Batubara itu sendiri sebagian besar didatangkan dari provinsi
Kalimantan Selatan seperti PT. Arutmin, PT. Adaro dan KUD dengan
kualitas kandungan kalori yang diterima di lokasi pemakai berkisar
antara 5.400 – 6.600 kkal/kg.
Tidak tersedia versi lain