Text
Pembuatan Kalsium Hidrofosfat (CaHPO4) dari Batu Kapur Skala Meja untuk Bahan Baku Nutrisi Pakan Ternak, Jawa Barat
Batu kapur atau batu gamping merupakan bahan galian industri yang
potensinya besar dan tersebar hampir merata di seluruh Indonesia
dan batu kapur sudah banyak dimanfaatkan oleh berbagai industri
seperti industri semen, konstruksi/bangunan, pertanian, kimia, dll.
Pada penelitian ini bahan kapur yang digunakan berupa kapur yang
sudah dibakar (kapur tohori). Jenis bahan kapur ini telah dicoba untuk
digunakan sebagai bahan baku pembuatan kalsium hidrofosfat
(CaHPO4) melalui proses reaksi stoikhiometri dengan asam fosfat
(H3PO4) di dalam suatu reaktor (bejana) yang terbuat dari bahan
logam tahan karat. Kalsium hidrofosfat merupakan senyawa anhidrat
dan dihidrat yang dapat digunakan dalam berbagai industri,
khususnya dalam industri pakan ternak. Hingga saat ini kebutuhan
kalsium hidrofosfat masih dipenuhi dari impor. Data statistik
menunjukkan bahwa impor kalsium hidrofosfat untuk periode
Januari-Desember 2000 adalah 10.030.449 kilogram dengan nilai US $
3.215.490. Kebutuhan kalsium hidrofosfat tersebut menunjukkan
kecenderungan yang terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan batu kapur
Indonesia dalam proses sintesa pembuatan kalsium hidrofosfat
apabila direaksikan dengan asam fosfat dengan tujuan diperoleh
contoh produk kalsium hidrofosfat yang memenuhi standar SNI
sebagai bahan baku nutrisi pakan ternak. Parameter yang dikaji adalah
faktor waktu dan suhu reaksi yang divariasikan sehingga diperoleh
kondisi proses optimum dari pembuatan kalsium hidrofosfat. Dari
hasil penelitian, diperoleh contoh produk CaHPO4 sebanyak 2,0
kilogram tiap sekali ujicoba untuk kondisi bahan baku kapur tohor 1,0
kilogram; air 2,50 liter dan asam fosfat 1,2 liter (stoikhiometri) pada
pH 5, waktu reaksi 10 menit dan suhu reaksi 40°C. Hasil analisi kimia
terhadap produk CaHPO4 tersebut menunjukkan kandungan CaO
35,60% (Ca:25,43%) dan P2O5 49,30% (P:21, 52%). Kadar tersebut
telah memenuhi syarat mutu sebagai bahan baku nutrisi pakan ternak
berdasarkan standar SNI.
Tidak tersedia versi lain