Text
Pengelolaan Penimbunan Batuan Penutup Pada Pertambangan Batubara Terbuka di Indonesia
Overburden atau batuan penutup adalah batuan yang merupakan hasil
samping pada proses penambangan bahan galian. Batuan ini pada
umumnya tidak bernilai ekonomisnya kecil, yang membungkus atau
mengeliling sebuah cadangan mineral atau batubara. Batuan penutup
di pertambangan batubara terdiri atas sejumlah jenis batuan sedimen
berbeda, antara lain batu gamping, batu lempung, dan batu pasir. Pada
kegiatan pertambangan yang mengeksploitasi sumber daya alam
secara langsung menyebabkan terjadinya perubahan bentang alam.
Batuan Penutup atau Overburden yang di ambil pada kegiatan
penambangan dapat menimbulkan lubang besar pada akhir pegerjaan
penambangan. Untuk mengurangi dampak 451egative adanya lubang
– lubang besar tersebut maka dilakukan kegiatan penimbunan
(backfilling) dalam rangkaian kegiatan reklamasi lahan bekas
tambang. Untuk mengurangi dampak 451egative dari pengelolan
penimbunan batuan penutup diperlukan suatu panduan atau pedoman
yang baik dan benar tentang kegiatan tersebut, dilakukannya kajian
kondisi dan tekologi kegiatan penimbunan batuan penutup di tambang
terbuka batubara beserta permasalahannya sehingga diketahui
kesulitan yang dihadapi oleh pelaku. Kegiatan ini bertujuan
mengetahui kondisi dan teknologi kegiatan penimbunan batuan
penutup di tambang terbuka batubara beserta permasalahannya
sehingga diketahui kesulitan yang dihadapi oleh pelaku kegiatan.
Lokasi kegiatan dilakukan di PT. Tambang Batubara Bukit Asam
(PTBA), Tanjung Enim, Sumatera Selatan, PT.Sumber Kurnia Buana
(PT.SKB), Binuan, Kalimantan Selatan, dan PT.Kaltim Prima Coal
(PT.KPC), Sangatta, Kalimantan Timur. Pelaksanaan kegiatan meliputi
pengumpulan data sekunder di tiap lokasi seperti data analisis
PAF/NAF, cross section daerah tambang, peta geologi, peta topografi,
peta penampungan air, peta penimbunan batuan penutup, data
eksplorasi, dan data analisa kestabilan lereng timbunan. Dari hasil
studi diketahui ada perusahaan tambang batubara telah memiliki
pedoman pelaksanaan pengelolaan penimbunan batuan penutup,
namun ada pula perusahaan yang mengalami kendala teknis dalam hal
pelaksanaan pengelolaan penimbunan batuan penutupnya dilihat dari
hasil uji geomekanik, geofisik, dan geometri lereng yang memiliki
potensi stabil tetapi mengalami kelongsoran.
Tidak tersedia versi lain