Text
Perbaikan Metode Penambangan dan Perencanaan Reklamasi pada Penambangan Pasir di Kecamatan Cipatat, Jawa Barat
Penambangan bahan galian pasir di Desa Nyalindung, Kecamatan
Cipatat, Propinsi Jawa Barat, mempunyai prospek yang baik untuk
dikembangkan, karena letaknya stategis dan ditunjang oleh kebutuhan
pasir untuk pembangunan daerah. Sistem penambangan berwawasan
lingkungan dan berkelanjutan yang cocok dengan bentuk cadangan
adalah penambangan terbuka dengan metode penggalian dari level ke
level (pushback methode). Dengan penambangan tersebut akan
menghasilkan lahan bekas penambangan berupa daratan yang luas.
Maksud dari kegiatan ini adalah pembuatan desain penambangan yang
sesuai dengan karakteristik (sifat fisik dan sifat mekanik) bahan galian
pasir yang ada di daearah penelitian, sedangkan tujuan dari kegiatan
ini adalah tercapainya penambangan pasir yang aman dan
berwawasan lingkungan. Perencanaan penambangan dengan
kapasitas produksi 400 LCM per hari, dapat dicapai dengan
pembuatan jalan tambang ke puncak sepanjang 279 meter, sehingga
penggalian dapat dimulai dari level 565. Geometri lereng produksi
adalah tinggi 5 meter dan kemiringan 80o sedangkan untuk lereng
akhir penambangan adalah tinggi 40 meter dengan overall slope 24o
dengan nilai faktor keamanan 1.88. Upaya reklamasi pada lahan bekas
penambangan sangat perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya
penurunan kualitas lingkungan sebagai akibat kegiatan penambangan.
Sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang Daerah dan kondisi
sebelum penambangan, makan lahan bekas penambangan bahan
galian pasir akan dijadikan areal perkebunan tanaman musiman
dengan system poting (lubang-lubang tananaman) seperti pohon
mangga, sukun, jambu.
Tidak tersedia versi lain