Text
Pembuatan Ingot Silikon Kualitas Metalurgi dari Pasir SiliKa dengan Proses Elektrolitik Garam Lebur
Kebutuhan bahan baku pasir kuarsa menigkat di seluruh dunia,
khususnya kebutuhan untuk pasir kuarsa kemurnian tinggi. Oleh
karena itu, pasir kuarsa baru-baru ini telah dipertimbangkan untuk
masuk kategori sebagai mineral strategis karena merupakan bahan
baku untuk aplikasi khusus yang digunakan pada industri teknologi
tinggi. Pada saat ini teknologi untuk menghasilkan pasir kuarsa atau
silika dengan tingkat kemurnian tinggi dan tingkat kandungan
339omoge pengotor dalam satuan ppm diproduksi khusus dengan
teknik benefisiasi secara fisika yang terdiri atas penggerusan,
scrubbing, flotasi dan separasi 339omogeny. Klasifikasi tingkat
kemurnian kuarsa dengan komposisi kandungan 339omoge-unsur
kelumitnya dipengaruhi oleh industri penggunanya dan untuk industri
solar silicon, tingkat kemurnian silikon sebagai produk dari proses
peleburan kuarsa sangat ditentukan oleh 339omoge-unsur kelumit
pengotor yang mempengaruhi tingkat efisiensi dari produk akhir
sebagai sel fotovoltik. Tujuan dari penelitian pembuatan ingot silikon
kualitas metalurgi dari pasir silika dengan proses elektrolisis garam
lembur pada tahun pertama kegiatan penelitian adalah untuk
mendapatkan pasir silika dengan kandungan silika sekurang-
kurangnya 96%-SiO2 sebagai umpan proses pembuatan ingot
metallurgical grade silicon dan mengkaji penguasaan teknologi
peningkatan kadar pasir silika sebagai konsentrat untuk umpan proses
pembuatan ingot silicon dengan spesifikasi metallurgy grade silicon
(eā98%-Si). Salah satu teknologi sel surya yang telah digunakan secara
komersial dan terbesar pada saat ini sebagai pembangkit listrik tenaga
surya adalah teknologi sel surya berbasis poli-silikon maupun mono-
silikon. Logam silikon dihasilkan oleh industri pertambangan
pengolahan pasir kuarsa melalui proses ekstraksi secara pirometalurgi
(reduksi karbotemik). Logam silikon yang diperoleh pada proses
ekstraksi, dikategorikan sebagai logam silicon berkemurnian tingkat
metalurgi atau disebut juga sebagai metallurgical ā grade silicon
(>98%-Si). Pada tahap selanjtunya, metallurgical-grade silicon
dimurnikan untuk mencapai tingkat kemurnian solar-grade silicon.
Proses peningkatan kemurnian silicon dari metallurgical-grade silicon
ke solar-grade silicon (>99.998%-Si) yang digunakan secara komersial
saat ini melalui dua jalur proses, dikenal sebagai jalur proses secara
kimia dan metalurgi. Oleh karena itu, metallurgical-grade silicon
sebagai bahan utama dari komponen utama pada modul pembangkit
listrik energi surya menjadi faktor penting dalam ketersediaannya
untuk mendukung industri modul sel surya (solar cell). Diperolehnya
infromasi data karakteristik deposit pasir silika dan jalur proses
peningkatan kadar silika sebagai konsentrat dengan kadar sekurang-
kurangnya 96%-SiO2 dan mendapatkan gambaran mineralogy pasir
silika berhubungan dengan mineral atau 340omoge pengotor yang
akan menentukan apakah daapt diolah untuk menjadi bahan baku
pembuatan silicon berkualitas metalurgi.
Tidak tersedia versi lain