Text
Pengembangan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah
Pengembangan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah adalah
kegiatan operasional pilot plant karbon aktif di palimanan. Kegiatan
tersebut terdiri atas empat komponen utama yaitu instalasi peralatan
dan pengujian kinerja peralatan secara kontinyu, uji coba pembuatan
karbon aktif, serta sosialisasi dan studi kelayakan rancang bangun
pabrik karbon aktif berbasis batubara. Instalasi proses kontiyu telah
dilaksanakan dengan mengintegrasikan kedua rotary klin untuk proses
karbonisasi dan aktivasi, dengan melengkapi peralatan pendukung
seperti roll mill, jaw cusher dan vibrating screen. Sedangkan uji coba
proses menggunakan dilakukan secara semi kontiyu dengan
menggunakan batubara dan arang tempurung kelapa yang merupakan
bahan baku produksi karbon aktif komersil. Hasil kegiatan
menunjukan, bahwa pilot plant dapat dioperasikan secara kontiyu.
Hasil pengujian dengan arang tempurung kelapa menghasilkan produk
karbon aktif dengan daya serap yang sangat baik, yaitu tercapainya
bilangan lodium > 1000 mg/gr. Hal ini menunjukkan bahwa peralatan
pilot plant karbon aktif dapat ditingkatkan kapasitas produksinya
menjadi skala komersil. sedangkan percobaan dengan menggunakan
batubara sub-bituminus dan bituminous mengalami kendala dengan
terjadinya blocking pada distribusi uap. Indonesia adalah salah satu
Negara yang memiliki sumbe daya batubara yang cukup besar. Sebesar
59% dari total sumber daya yang mencapai 104,8 milyar ton,
dikategorikan ke dalam jenis batubara peringkat rendah
(Daulay,2009). Selama iini pemanfaatan batubara adalah sebagai
bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan domestic maupun ekspor ke
berbagai Negara. Namun, pada dasarnya batubara sebagai bahan
karbon dapat dimanfaatkan untuk bebagai produk non bbm,
diantaranya sebagai bahan untuk pembuatan karbon aktif. karbon
aktif adalah bahan berpori dengan permukaan yang sangat luas
sehingga bahan penyerap (adorben) pada berbagai proses industri.
Karbon aktif dapat dibuat dari berbagai bahan karbon seperti
tempurung kelapa, kayu, bonggol jagung, limbah pulp dan batubara.
Tidak tersedia versi lain