Text
Rekayasa Alat “Borehole Wall Imaging Sistem” untuk Menentukan Kondisi Struktur Batuan pada Tambang Bawah Tanah
Peralatan yang dibutuhkan untuk penelitian kondisi bawah
permukaan pada tambang bawah tanah masih perlu ditingkatkan
sehingga beberapa peralatan tersebut terpaksa harus dibeli dengan
biaya yang sangat mahal karena harus di impor dari negara lain
sehingga dengan mahalnya peralatan-peralatan tersebut, disamping
harus diimpor dari luar juga disebabkan oleh kelangkaan peralatan
tersebut di pasaran karena pangsa pasar yang terbatas untuk kalangan
tertentu akibat penggunaan yang spesifik. Bertitik tolak dari
permasalahan tersebut, upaya optimal yang dapat dilakukan adalah
melakukan rekayasa terhadap alat yang dibutuhkan tersebut dengan
memanfaatkan komponen-komponen lokal (local content) sehingga
pada gilirannya biaya yang dibutuhkan untuk pengujian dan
perawatan peralatan tersebut dapat lebih murah dan aplikasinya
dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Alat yang telah direkayasa yaitu
borehole wall imaging sistem yaitu suatu alat yang dapat merekam
visualisasi kondisi lubang bor pada saat proses pengeboran geoteknik
di tambang bawah tanah, dan alat ini digunakan untuk mendapatkan
informasi kedudukan batuan di bawah permukaan melalui media
lubang bor yang merupakan bagian dari ilmu petrofisik, yaitu suatu
ilmu yang mempelajari karakteristik fisik suatu batuan sehingga dapat
lebih mengenal kondisi batuan yang diamati tersebut. Peralatan
logging yang dibutuhkan untuk penelitian kondisi bawah permukaan
pada tambang bawah tanah harganya masih sangat mahal dan buatan
negara lain. Selain itu peralatan tersebut masih sedikit dipasaran
dikarenakan pangsa pasar yang terbatas dan penggunannya spesifik,
selain itu trend penambangan yang mengarah ke tambang bawah
tanah memerlukan kegiatan-kegiatan inovatif untuk menjawab
tantangan ke depan. Maksud dari kegiatan adalah melakukan kegiatan
perekayasaan alat borehole wall imaging sistem yang cocok untuk
aplikasi geomekanika atau geoteknik untuk mengetahui kondisi
struktur batuan pada tambang bawah tanah, dan tujuannya yaitu
untuk memperoleh suatu alat yang dapat digunakan untuk uji
petrofisik, khususnya data tentang kondisi struktur bawah permukaan
pada tambang bawah tanah sehingga data tersebut dapat digunakan
untuk desain kondisi bukaan tambang bawah tanah. Dari kegiatan
rekayasa ini akan dihasilkan seperangkat peralatan dan sistem untuk
mengetahui kondisi struktur batuan melalui lubang bor geoteknik
yang data hasil ujicoba sangat berguna untuk perencanaan tambang.
Hasil yang dicapai yaitu telah dibuatnya sistem borehole imaging
system yang berupa seperangkat alat logging yaitu probe borehole
image, winch, data logger dan software operasi logging, selain itu tim
juga berhasil membuat probe deviasi dan softwarenya untuk
keperluan pemeriksaan kemiringan lubang bor. Data yang didapat dari
pengujian di lapangan menunjukkan pada logging dengan probe
deviasi dapat bekerja cukup baik, dimana data yang didapatkan
menunjukkan kemiringan lubang masih relatif lurus terhadap
permukaan (di bawah tiga derajat kemiringan vertikal). Sedangkan
untuk probe borehole image selama pengujian di lapangan probe dan
software borehole wall image masih memerlukan perbaikan dan
pengembangan lebih lanjut guna mendapatkan gambar yang jelas dan
fokus serta software pengolah gambar untuk keperluan penentuan
struktur batuan.
Tidak tersedia versi lain