Konsentrat pasir zircon yang digunakan berkadar 64,71% (ZrO2) yang sudah mengalami peningkatan kadar pasir zircon asal berkadar 52,15% ZrO2 dengan pengotor terbanyak adalah SiO2 32,05%, Fe2O3 1.30%, TiO2 6,68% dengan menggunakan serangkaian peralatan terdiri dari meja goyang dan pemisah magnetic (magnetic separator). Konsentrat pasir zircon dilebur dengan menggunakan reflux NaOH dan Na2CO…
Pemanfaatan Residu Bauksit untuk Pembuatan Bata Bangunan Berbasis Mineral Geopolimer yang dilakukan pada tahun 2011 di lingkungan kelompok pengolahan mineral Puslitbang tekMIRA, dan kegiatan penelitian ini bertujuan untuk membuat bata geopolimer dari residu alumina sisa proses Bayer sebagai upaya mengurangi jumlah limbah yang kelak dihasilkan dan menguasai teknologi pembuatan bata banguna…
Blue Print Pengelolaan Energi Nasional yang merupakan pelaksanaan peraturan presiden no 5 tahun 2006 dan undang-undang no 4 tahun 2009 tentang mineral dan batubara, mengamanatkan bahwa batubara ditargetkan sebagai sumber energi nasional dengan porsi 33% dan bauran energi nasional dan peningkatan nilai tambah penggunaan batubara dan mineral. Penggunaan batubara sebagai sumber energi terseb…
Banyaknya IKM yang mengalihkan konsumsi bahan bakarnya ke batubara tidak terlepas dari adanya jaminan pemerintah terhadap ketersediaan batubara dalam negeri (Permen ESDM No.34 Tahun 2009) yang dikenal dengan istilah domestic market obligation (DMO), jaminan ketersediaan juga didukung oleh besarnya cadangan batubara yang dimiliki Indonesia saat ini yaitu sekitar 22,25 miliar ton (Pusdatin,…
Yang menjadi isu efek rumah kaca saat ini adalah meningkatnya konsentrasi CO2, karbon dioksida terjadi secara alami di atmosfir tetapi aktivitas manusia antara lain pembakaran bahan bakar fosil (seperti minyak, batubara dan gas untuk produksi energi dan transportasi), melepaskan karbon dioksida dan terkumulasi sejak puluhan tahun yang lalu, dan hingga saat ini bahkan sampai abad mendatang…