Aglomerasi emas batubara (Coal Gold Agglomeration-CGA) adalah inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Dimulai dengan proses aglomerasi minyak batubara (Coal Oil Agglomeration-COA) yang menunjukkan bahwa pengaruh kandungan karbon batubara penting dalam membentuk aglomerat tetapi tidak dominan. Pengaruh yang lebih dominan adalah kandungan abu batuabara yang harus serendah mungkin. Emas dar…
Peranan pemantauan produksi suatu tambang, khususnya tambang batubara di bawah tanah secara teknis dan formal, erat sekali kaitannya dengan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan pemanfaatan sumber daya batubara dengan objeknya adalah informasi yang bersifat runtun waktu (time series), dimana faktor kecepatan tepat jadwal dan faktor keakuratan tampilan informasi merupakan ukuran efisiensi …
Hasil penelitian langsung dilokasi Bukaan tambang Sawah Rasau LBU 2 ditemukan adanya kenaikan temperatur mencapai 36,5°C dan peningkatan konsentrasi CO sebesar 20-34 ppm. Selain itu terjadi pengkabutan sebagai akibat pemanasan di sekitar lokasi LBU 2 tersebut. Hasil analisis Gas Chromatografi menunjukan adanya gas alcan prophana (6 ppm) dan Prophylen (4 ppm) dengan masing- masing nilai…
Proses UBC (Upgraded Brown Coal) merupakan salah satu cara untuk menurunkan kadar air yang ada dalam batubara peringkat rendah sehingga batubara tersebut mempunyai sifat menyerupai batubara 114 peringkat tinggi (bituminous). Dalam rangka penerapan teknologi UBC untuk meningkatkan kualitas batubara peringkat rendah Indonesia maka telah dibangung pilot plant proses UBC di Palimanan, Cireb…
Cadangan batubara semakin besar memiliki peringkat sub-bituminus dan lignit yang termasuk kedalam batubara peringkat rendah atau BPR, cadangan BPR saat ini belum diminati karena sulit dipasarkan, dan salah satu sifat yang tidak menguntungkan dari batubara tersebut adalah tingginya kandungan air total (30-50%) sehingga nilai kalor menjadi rendah (< 5.000 Kkal/g ar), selain itu batubara peri…
Upgraded Brown Coal (UBC) merupakan salah satu proses peningkatan kualitas upgrading batubara peringkat rendah bedasarkan penurunan kadar air (pengeringan) dengan cara penguapan pada temperatur dan tekanan yang relatif rendah. Untuk menjaga kestabilan kadar air pasca proses maka ditambahkan residu yang berfungsi untuk menutup pori- pori yang terbuka akibat proses pemanasan. Percobaan UBC…
Kegiatan penelitian pemuatan, pengangkutan, dan penumpukan batubara peringkat rendah dengan nilai HGI tinggi dimaksudkan untuk menentukan operasi pemuatan, pengangkutan dan penumpukan yang dapat meminimalkan kehilangan pada proses produksi batubara peringkat rendah dengan nilai HGI tinggi. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dikarenakan karakterist…