Perkembangan industri karbon aktif di Indonesia saat ini cukup baik, hal ini dapat dilihat dari tingginya kebutuhan karbon aktif setiap tahunnya dan bertambahnya perusahaan produsen karbon aktif sehingga sebagai langkah untuk dapat memberikan kontribusi pada sektor industri karbon aktif saat ini pengembangan penelitian karbon aktif batubara telah mencapai tahap uji coba pada skala pilot de…
Pengembangan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah adalah kegiatan operasional pilot plant karbon aktif di palimanan. Kegiatan tersebut terdiri atas empat komponen utama yaitu instalasi peralatan dan pengujian kinerja peralatan secara kontinyu, uji coba pembuatan karbon aktif, serta sosialisasi dan studi kelayakan rancang bangun pabrik karbon aktif berbasis batubara. Instalasi proses…
Karbon aktif dikenal mempunyai manfaat yang banyak sekali, antara lain efektif sebagai suatu adsorben pada pengolahan air atau penghilang bau, penyerap zat-zat pengotor baik senyawa organik maupun anorganik pada industri. Sampai dengan tahun 2002 di Indonesia tercatat ada 13 perusahaan yang memproduksi karbon aktif dengan kapasitas produksi total 52.660 ton per tahun (BPS, 2002) dengan ha…
Di Indonesia pembuatan karbon aktif menggunakan rotary klin dengan bahan baku arang kayu atau tempurung kepala umum dilakukan secara komersial tetapi dengan bahan baku semikokas (arang batu) belum dilakukan. Kegiatan optimasi pembuatan karbon aktif meliputi dua tahap kegiatan utama yaitu optimasi terhadap kinerja peralatan dan optimasi proses aktivasi. Optimasi kinerja peralatan meliputi …
Di Indonesia pembuatan karbon aktif menggunakan rotary klin dengan bahan baku arang kayu atau tempurung kepala umum dilakukan secara komersial tetapi dengan bahan baku semikokas (arang batu) belum dilakukan. Kegiatan optimasi pembuatan karbon aktif meliputi dua tahap kegiatan utama yaitu optimasi terhadap kinerja peralatan dan optimasi proses aktivasi. Optimasi kinerja peralatan meliputi …
Karbon aktif dikenal sebagai bahan berbentuk kristalit dengan struktur pori yang sangat besar sehingga memiliki sifat adsorpsi yang sangat kuat, dan sifat adsorpsi karbon aktif diperoleh melalui proses pengarangan (karbonisasi) dan aktivasi. Subtitusi BBM dengan batubara telah menghemat biaya proses sebesar ± 60% dari penggunaan bahan bakar minyak. Meskipun hasil efesiensi produk cukup b…