Akhir-akhir ini kegiatan penambangan mengalami proses kearah tambang bawah tanah akibat semakin sulitnya penambangan di permukaan serta berkembangnya pemusatan dan mekanisasi permuka kerja secara drastis. Permasalahan Utama dalam pengawasan pergerakan batuan pada tambang bawah tanah antara lain sulitnya mengetahui lebih awal terjadinya pergerakan, adanya faktor seperti getaran peledakan, …
K3 (kesehatan dan keselamatan kerja) merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam suatu kegiatan usaha terutama kegiatan yang memiliki tingkat resiko kecelakaan yang tinggi seperti kegiatan penambangan bawah tanah (underground mine) untuk dapat melakukan menambang dengan lancar dan aman. Seperti halnya di dalam tambang long wall semi-mekanis, K3 dapat dicapai dan di implementasikan denga…
Peralatan yang dibutuhkan untuk penelitian kondisi bawah permukaan pada tambang bawah tanah masih perlu ditingkatkan sehingga beberapa peralatan tersebut terpaksa harus dibeli dengan biaya yang sangat mahal karena harus di impor dari negara lain sehingga dengan mahalnya peralatan-peralatan tersebut, disamping harus diimpor dari luar juga disebabkan oleh kelangkaan peralatan tersebut di pa…
Keruntuhan atap batuan (roff Failure) pada tambang bawah tanah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan pada tambang bawah tanah. Berdasarkan data dari Mine Safety and Health Administration (MHSA), 82% total kecelakaan pada tambang bawah tanah terjadi pada tambang batubara dan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan adalah diakibatkan oleh keruntuhan pada atap batuan seda…