Salah satu dampak yang dapat timbul dari kegiatan pertambangan adalah adanya air asam tambang (AAT) yang terbentuk dari reaksi kompleks batuan sulfidis. Berbagai faktor kimia dan fisika berpengaruh pada pembentukan air asam ini antara lain ukuran butir, lamanya kontak dengan air, laju alir, pH, kondisi reaksi reduksi- oksidasi, kompleksasi dengan senyawa anorganik dan organik. Karena …
Batubara termasuk bahan bakar fosil yang mengandung hidrokarbon, Hidrokarbon ini jika dibakar sempurna akan menghasilkan gas CO2 salah satu gas rumah kaca. Karbondioksida di atmosfir dapat berkurang secara alami karena terserap oleh lautan dan diserap tanaman untuk digunakan dalam proses fotosintesis namun aktifitas manusia yang melepaskan karbondioksida ke udara jauh lebih cepat dari kem…
Untuk meningkatkan kinerja pembakar siklon perlu terus dikembangkan kehandalan untuk setiap parameter prosesnya. Dalam kegiatan ini pengembangan dilakukan untuk menekan emisi partikulat sehingga menambah keunggulan pembakar siklon untuk lebih memperluas penerapannya di industri untuk substitusi BBM (bahan bakar minyak) atau BBG (bahan bakar gas). Kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan r…
Emisi gas buang dari peningkatan konsumsi batubara akibat meningkatnya kebutuhan energi listrik akan berdampak pada kualitas udara di sekitar kegiatan pembangkit listrik. Sebagai antisipasi terhadap peningkatan emisi gas buang maka perlu pemikiran untuk melakukan pemantauan emisi dari cerobong PLTU berbahan bakar batubara yang saat ini data pemantauan emisinya masih terbatas. Pemantauan k…
Yang menjadi isu efek rumah kaca saat ini adalah meningkatnya konsentrasi CO2, karbon dioksida terjadi secara alami di atmosfir tetapi aktivitas manusia antara lain pembakaran bahan bakar fosil (seperti minyak, batubara dan gas untuk produksi energi dan transportasi), melepaskan karbon dioksida dan terkumulasi sejak puluhan tahun yang lalu, dan hingga saat ini bahkan sampai abad mendatang…
Keruntuhan atap batuan (roff Failure) pada tambang bawah tanah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan pada tambang bawah tanah. Berdasarkan data dari Mine Safety and Health Administration (MHSA), 82% total kecelakaan pada tambang bawah tanah terjadi pada tambang batubara dan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan adalah diakibatkan oleh keruntuhan pada atap batuan seda…